Cara Membuat Parfum Tahan Lama yang Sering Diabaikan

By | April 1, 2019
cara membuat parfum tahan lama

Kamu sering nggak, sih, merasa udah pakai parfum, bahkan sering menyemprotkannya berkali-kali tapi aromanya mudah banget hilang? Walaupun udah bergonta-ganti parfum, tapi tetap aja masalah ini selalu kamu rasakan. Rasanya percuma aja gitu. Kamu pasti merasa kesal, bukan? Apalagi kalau adalah tipikal orang yang mudah sekali mengeluarkan keringat.

Kalau terus seperti itu, mungkin bukan salah parfumnya, tapi salahmu sendiri yang nggak tahu bagaimana cara memakai parfum yang benar. Menyemprotkan parfum ternyata nggak bisa dilakukan secara sembarangan, loh. Ada trik tersendiri untuk membuatnya bertahan lama menempel di tubuhmu. Seperti apa kira-kira? Ketahui lewat penjelasan cara membuat parfum jadi tahan lama berikut ini.

1. Jangan lupa untuk mandi dua kali sehari

Salah satu cara dasar yang wajib kamu lakukan untuk menghindari bau badan kurang sedap adalah dengan rutin mandi dua kali sehari, terlebih kalau kamu gampang sekali berkeringat. Selain membuat tubuhmu menjadi segar, mandi juga dapat memusnahkan bakteri-bakteri penyebab bau badan. Buat kamu yang masih malas mandi, mulai sekarang rajinlah mandi. Kamu nggak, mau, kan dijauhi orang karena bau badanmu menyengat?

2. Gunakan body lotion

Setelah mandi, kulitmu akan terasa kering. Untuk mengembalikan kelembapannya, oleskan body lotion ke tubuhmu. Kulit yang lembap mampu membuat parfum menempel dengan lebih baik dibandingkan dengan kulit yang kering. Kamu bisa memilih body lotion dengan aroma yang cocok dengan parfummu. Kalau nggak ada, pilihlah yang aromanya netral. Gunakan body lotion sebelum menyemprotkan parfum, ya. Kenapa? Biar bau parfumnya nggak gampang pudar karena tergosok-gosok waktu kamu mengoleskan body lotion.

3. Pilih jenis eau de perfume

Setidaknya, ada tiga jenis parfum yang perlu kamu tahu. Selain eau de perfume, ada eau de toilette dan eau de cologne. Di antara dua lainnya, eau de perfume memiliki kandungan konsentrat parfum yang paling tinggi, yaitu antara 8 hingga 16 persen. Jadi, jenis inilah yang paling bisa bertahan lama di tubuh.

Baca Juga :  Tips Memilih Model Baju Batik Kerja Wanita

4. Semprotkan parfum dengan jarak 15-25 cm

Jarak ideal untuk menyemprotkan parfum adalah sekitar 15-25 cm dari tubuh. Hal ini bertujuan agar jangkauan seprotannya lebih luas, sehingga parfum bisa menyebar dengan rata ke tubuh.

5. Semprotkan di titik-titik nadi

Titik nadi adalah bagian kulit tubuh yang menghasilkan panas lebih tinggi daripada bagian lain. Lalu, bagian mana saja yang disebut titik nadi itu? Bagian kulit yang termasuk ke dalam titik nadi di antaranya adalah belakang telinga, pergelangan tangan, di antara payudara, dan lipatan di siku atau lutut. Menyeprotkan parfum di titik nadi mampu membuat parfum menyebar ke seluruh tubuh. Jangan diseprotkan di baju, ya. Karena hal tersebut justru akan membuat aroma parfummu bercampur dengan aroma keringat yang nantinya justru bisa menghasilkan bau yang aneh.

6. Perhatikan cara menyimpan parfum

Kalau ingin wangi parfummu awet, kamu harus memperhatikan cara penyimpanannya. Karena kalau tidak, bukan tidak mungkin aromanya mudah memudar begitu saja. Molekul-molekul penghasil aroma wangi yang tak terlihat yang terkandung di dalam parfum bisa saja menguap dan hilang saat diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung atau di dekat benda yang memiliki bau tajam. Ada beberapa tempat yang sebaiknya kamu hindari dalam menyimpan parfum, seperti di dekat jendela kamar atau ruang tamu, kotak P3K, dan meja yang terdapat benda-benda yang mudah berkarat. Sebaiknya, taruh parfummu di meja rias atau lemari yang sejuk agar aromanya tetap awet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *